Pemerintah Percepat Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Avatar photo

- Editor

Jumat, 27 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah percepat hilirisasi dan ketahanan energi untuk dorong ekonomi, termasuk rencana kenaikan HPM nikel.

Pemerintah percepat hilirisasi dan ketahanan energi untuk dorong ekonomi, termasuk rencana kenaikan HPM nikel.

KABARTAMBANG – Pemerintah mempercepat program hilirisasi dan penguatan ketahanan energi sebagai langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi nasional.

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan antara Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dengan Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor.

Pemerintah menargetkan peningkatan nilai tambah sumber daya alam di dalam negeri sekaligus menekan ketergantungan terhadap impor energi.

Bahlil melaporkan sebanyak 20 proyek hilirisasi tahap awal telah berjalan dengan sebagian memasuki tahap peletakan batu pertama dan sisanya segera dimulai dalam waktu dekat.

Pemerintah juga menyiapkan tambahan 13 proyek hilirisasi baru dengan nilai investasi mencapai ratusan triliun rupiah yang tengah difinalisasi.

Presiden memberikan arahan agar seluruh potensi energi domestik dimaksimalkan untuk mendukung kemandirian energi nasional.

BACA JUGA  Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

Pengembangan energi berbasis etanol dan biodiesel dari Crude Palm Oil atau CPO menjadi salah satu fokus utama dalam kebijakan tersebut.

Optimalisasi energi dalam negeri diharapkan mampu menekan impor sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Dalam laporan tersebut, Bahlil juga menyampaikan perkembangan harga komoditas energi dan mineral seperti batu bara dan nikel yang masih dipantau pemerintah.

Kebijakan terkait pengelolaan kedua komoditas tersebut belum mengalami perubahan meskipun dinamika pasar global terus bergerak.

Pemerintah membuka peluang relaksasi produksi batu bara dan nikel dengan pendekatan terbatas guna menjaga keseimbangan pasokan dan harga.

“Yang namanya relaksasi terukur, terbatas dan tetap menjaga supply & demand dan harga,” ujar Bahlil.

BACA JUGA  Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Pemerintah juga memberi sinyal akan melakukan penyesuaian Harga Patokan Mineral atau HPM untuk komoditas nikel.

“Kemungkinan besar HPM untuk nikel, saya akan naikkan,” kata Bahlil.

Presiden turut menekankan pentingnya pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada kepentingan negara dan peningkatan penerimaan sektor mineral.

Arahan tersebut mencakup upaya mencari sumber pendapatan baru dari sektor mineral yang selama ini dinilai belum memberikan hasil optimal bagi negara.

Bahlil menegaskan pemerintah tidak ingin lagi menjual sumber daya alam dengan harga rendah tanpa memberikan nilai tambah maksimal.

Ia menyebut tahun 2026 akan menjadi fase penting dalam pembuktian kedaulatan pengelolaan mineral nasional. ***

Berita Terkait

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA