KABARTAMBANG – Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah mengkaji sejumlah skema untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM) di tengah dinamika global.
Salah satu opsi yang masuk dalam pembahasan adalah penerapan work from home (WFH) atau bekerja dari rumah.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan bahwa wacana tersebut masih dalam tahap kajian dan belum menjadi kebijakan final.
Ia menyebut berbagai kemungkinan tetap terbuka selama dapat mendukung efisiensi penggunaan energi.
“Memang ada beberapa langkah-langkah yang akan dilakukan, tapi sedang dikaji, lagi dikaji, tentang apakah kita membutuhkan WFH,” ujar Bahlil di Kantor Kementerian ESDM Jakarta.
Pemerintah Pastikan Stok Energi Tetap Aman
Di tengah pembahasan tersebut, pemerintah memastikan kondisi pasokan energi nasional masih dalam keadaan terkendali.
Ketersediaan bahan bakar minyak, liquefied petroleum gas (LPG), serta listrik dilaporkan mencukupi hingga periode Lebaran 2026.
Bahlil menyebut tambahan pasokan LPG dijadwalkan masuk pada akhir bulan untuk menjaga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
Untuk sektor kelistrikan, pasokan batu bara bagi pembangkit milik PT PLN (Persero) berada pada kisaran 14 hingga 15 hari yang sesuai dengan standar minimal nasional.
Pemerintah juga memastikan kebijakan subsidi BBM tetap dijalankan setidaknya hingga masa libur Lebaran selesai.
Evaluasi lanjutan terkait ketahanan energi akan dilakukan setelah periode Maret guna menyesuaikan kondisi ke depan.
Bahlil menegaskan bahwa perencanaan energi dilakukan secara berjenjang mulai dari jangka pendek hingga jangka panjang.
Ia menekankan pentingnya menjaga ketersediaan stok agar tidak terjadi gangguan pasokan di dalam negeri.
Di sisi lain, perkembangan geopolitik turut mempengaruhi stabilitas energi global, termasuk kebijakan di Selat Hormuz.
Kebijakan tersebut memberikan ruang bagi kapal dari sejumlah negara untuk kembali melakukan komunikasi, yang dinilai membawa dampak positif terhadap distribusi energi.
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto juga mendorong langkah efisiensi konsumsi BBM melalui berbagai pendekatan.
Presiden menilai pengalaman penerapan WFH saat pandemi COVID-19 dapat menjadi acuan dalam mengurangi penggunaan energi secara signifikan.
Sejumlah negara juga telah menerapkan kebijakan serupa sebagai respons terhadap ketidakpastian global.
Thailand menerapkan pembatasan penggunaan energi dan mendorong kerja dari rumah bagi pegawai negeri.
Filipina mengadopsi sistem kerja empat hari dalam sepekan di sektor publik.
Sementara Pakistan menyiapkan strategi penghematan melalui pembelajaran jarak jauh dan pengaturan pola kerja.











