Kolaborasi Strategis FT UGM dan CNGR Perkuat Riset Hilirisasi Nikel di Tingkat Global

Avatar photo

- Editor

Kamis, 2 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penandatanganan kerja sama riset hilirisasi nikel FT UGM dan CNGR di Changsha, Tiongkok.

Penandatanganan kerja sama riset hilirisasi nikel FT UGM dan CNGR di Changsha, Tiongkok.

KABARTAMBANG, JAKARTA – Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada (FT UGM) menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi material global, CNGR, dalam pengembangan riset hilirisasi nikel.

Kesepakatan tersebut ditandatangani pada 10 Maret 2026 di Changsha, Tiongkok, dalam rangkaian kegiatan Dialog Bisnis Indonesia-China yang berlangsung pada 9-12 Maret 2026.

Penandatanganan kerja sama riset hilirisasi nikel FT UGM dan CNGR di Changsha, Tiongkok.

Penandatanganan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara sektor akademik dan industri dalam mendukung pengembangan teknologi berbasis sumber daya mineral.

Forum tersebut turut mempertemukan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas investasi berkelanjutan, integrasi proyek strategis nasional, serta peluang pengembangan kawasan industri.

BACA JUGA  Bahlil Dampingi Prabowo Amankan Pasokan Energi dari Rusia

Dekan FT UGM, Prof. Selo, menyampaikan bahwa kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) sebagai langkah awal kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi.

Menurutnya, CNGR akan memberikan dukungan terhadap kegiatan riset yang dilakukan FT UGM, khususnya dalam bidang hilirisasi nikel.

Dukungan tersebut mencakup penyediaan peralatan laboratorium serta pemberian beasiswa bagi mahasiswa Program Doktor.

Penandatanganan kerja sama riset hilirisasi nikel FT UGM dan CNGR di Changsha, Tiongkok.

“CNGR akan mendukung penelitian FT UGM terkait hilirisasi nikel, tidak hanya alat laboratorium tetapi juga beasiswa untuk mahasiswa Program Doktor,” ujarnya.

BACA JUGA  Lithium Ionic Siap Memasuki Fase Penting di 2025

Kerja sama ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas riset dan inovasi FT UGM, sekaligus membuka peluang bagi mahasiswa dan peneliti untuk terlibat dalam penelitian berskala internasional.

Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri global dinilai penting dalam menghasilkan inovasi teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri, serta mendorong pengembangan sektor mineral yang berkelanjutan di Indonesia.

Berita Terkait

Prabowo Dorong ASEAN Percepat Transisi Energi Bersih di Kawasan
Bendungan Maravilhas III Tetap Dalam Kondisi Aman Sepanjang Maret 2026
Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Pasokan Energi Aman
Bahlil Dampingi Prabowo Amankan Pasokan Energi dari Rusia
Industri Perhiasan Indonesia Catat Lonjakan Ekspor
Vale Base Metals Bentuk Konsorsium Tambang Nikel Thompson
Sultra Lepas Ekspor Perdana Arang Tempurung ke China
Bertumbuh dalam Proses, Bersinar dalam Prestasi: Kisah Perjalanan Karier Sulan di Departemen General Affair PT NNI

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:52 WITA

Prabowo Dorong ASEAN Percepat Transisi Energi Bersih di Kawasan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:35 WITA

Bendungan Maravilhas III Tetap Dalam Kondisi Aman Sepanjang Maret 2026

Sabtu, 18 April 2026 - 14:26 WITA

Indonesia Sambut Pembukaan Selat Hormuz, Pasokan Energi Aman

Kamis, 16 April 2026 - 14:22 WITA

Bahlil Dampingi Prabowo Amankan Pasokan Energi dari Rusia

Kamis, 2 April 2026 - 11:34 WITA

Kolaborasi Strategis FT UGM dan CNGR Perkuat Riset Hilirisasi Nikel di Tingkat Global

Berita Terbaru

Komitmen Wujudkan Lingkungan Ramah Anak, PTBA Kantongi Apresiasi Bupati Muara Enim

Pemerintahan

Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:39 WITA

Pertamina berbagi  ilmu dengan mahasiswa

Korporasi

Begini Strategi Pertamina Jaga Ketahanan Energi

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:31 WITA