Vale Dorong Hilirisasi Nasional Lewat Proyek Strategis

Avatar photo

- Editor

Senin, 9 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas PT Vale. Foto ist

Aktivitas PT Vale. Foto ist

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk menegaskan komitmennya untuk memastikan sektor pertambangan tetap berperan dalam mendukung pembangunan nasional di tengah dinamika harga nikel dunia.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan diskusi bersama media yang digelar perusahaan di Makassar pada awal Maret 2026.

Komitmen Industri Berkelanjutan

Head of External Relations Regional and Growth PT Vale Indonesia Endra Kusuma menyampaikan dinamika pasar global seharusnya menjadi dorongan untuk memperkuat fondasi industri pertambangan nasional.

Ia menjelaskan ketahanan industri tidak semata ditentukan oleh fluktuasi harga komoditas di pasar internasional.

Menurut Endra, keberlanjutan sektor tambang lebih dipengaruhi oleh konsistensi investasi, kedisiplinan dalam operasional, serta komitmen jangka panjang terhadap masyarakat dan lingkungan.

Sepanjang tahun 2025, pasar nikel global mengalami tekanan harga yang cukup signifikan akibat berbagai faktor ekonomi internasional.

BACA JUGA  Pertamina Dorong Peran BUMN Energi Hadapi Geopolitik dan Transisi Energi Global

Meski demikian, operasional perusahaan disebut tetap berjalan stabil dan mampu menjaga capaian produksi.

Produksi nikel matte Vale hingga November 2025 tercatat mencapai sekitar 66.848 ton.

Angka tersebut menunjukkan peningkatan sekitar tiga persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Dari sisi kinerja keuangan, perusahaan mencatatkan total pendapatan sekitar 902 juta dolar Amerika Serikat.

Vale juga terus mempercepat pengembangan proyek strategis yang menjadi bagian dari program hilirisasi mineral di Indonesia.

Salah satu proyek utama yang sedang dikembangkan adalah Indonesia Growth Project di Pomalaa, Sulawesi Tenggara.

Proyek tersebut telah mencapai progres konstruksi lebih dari 65 persen dengan nilai investasi yang diperkirakan mencapai sekitar 4,5 miliar dolar Amerika Serikat.

Penjualan perdana bijih nikel dari proyek tersebut pada akhir Februari 2026 menandai dimulainya fase operasional yang lebih maju.

BACA JUGA  Pertamina dan Jabar Kembangkan Energi Bersih dari Sampah

Selain Pomalaa, Vale juga mengembangkan proyek pengolahan nikel di Morowali dengan nilai investasi sekitar 2 miliar dolar Amerika Serikat.

Proyek Morowali saat ini hampir rampung dengan progres pembangunan yang mendekati 99 persen.

Fasilitas tersebut bahkan telah mencatatkan penjualan awal sekitar 2,2 juta ton bijih nikel pada awal tahun 2026.

Di kawasan Sorowako, perusahaan juga terus melanjutkan pengembangan sumber daya limonit sebagai bagian dari rencana penguatan produksi jangka panjang.

Melalui rangkaian investasi yang nilainya mendekati 9 miliar dolar Amerika Serikat, Vale menargetkan kontribusi yang lebih besar dalam rantai pasok global industri baterai kendaraan listrik.

Langkah tersebut juga diharapkan dapat memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat produksi nikel dunia sekaligus menjaga keberlanjutan industri pertambangan nasional.

Berita Terkait

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026
Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua
MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara
ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina
MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas
HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan
Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem
Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:26 WITA

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 September 2026 - 08:21 WITA

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Rabu, 16 September 2026 - 08:41 WITA

MIND ID Dorong Hilirisasi untuk Perkuat Penerimaan Negara

Minggu, 13 September 2026 - 08:35 WITA

ANTAM Perkuat Hilirisasi Nikel dan Integrasi Bauksit-Alumina

Sabtu, 12 September 2026 - 08:38 WITA

MIND ID Perkuat Kedaulatan Mineral lewat Integrasi Tembaga dan Emas

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA