Prabowo Tekankan Hilirisasi Industri untuk Perluas Lapangan Kerja Generasi Muda

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 4 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo dorong hilirisasi industri untuk ciptakan lapangan kerja berkualitas dan tingkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

Prabowo dorong hilirisasi industri untuk ciptakan lapangan kerja berkualitas dan tingkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.

KABARTAMBANG – Presiden RI Prabowo Subianto menempatkan kebijakan hilirisasi industri sebagai arah utama dalam memperluas kesempatan kerja yang layak di Indonesia.

Ia menyampaikan bahwa pemerintahannya tengah mendorong perubahan struktur ekonomi melalui penguatan sektor industri berbasis pengolahan sumber daya alam (SDA) di dalam negeri.

Dalam forum diskusi bersama jurnalis dan pakar, Prabowo menjelaskan bahwa fokus pemerintah tidak lagi sekadar pembangunan konvensional, melainkan pergeseran menuju transformasi ekonomi nasional yang lebih terarah.

Ia memandang praktik deindustrialisasi yang terjadi selama ini membuat nilai tambah dari kekayaan alam Indonesia justru dinikmati di luar negeri.

Menurutnya, kondisi tersebut harus diakhiri dengan memperkuat industri pengolahan agar hasil alam tidak lagi diekspor dalam bentuk mentah.

“Saya ingin hilirisasi. That’s the only way. Kita tidak boleh ekspor bahan mentah lagi,” ujar Prabowo.

BACA JUGA  Menteri ESDM Laporkan Cadangan BBM dan LPG Aman kepada Presiden

Prabowo menilai pengembangan industri berbasis hilirisasi akan membuka peluang kerja yang lebih luas, khususnya di sektor manufaktur dan teknologi.

Ia mencontohkan komoditas bauksit yang dapat diolah menjadi alumina hingga aluminium sebagai bahan dasar industri otomotif.

Menurutnya, Indonesia memiliki sumber daya yang memadai untuk membangun rantai industri tersebut, namun selama ini belum dimanfaatkan secara optimal.

Ia juga menyoroti negara lain yang tidak memiliki bahan baku justru mampu menjadi pemain utama industri karena menguasai proses pengolahan.

Selain itu, pemerintah telah menyusun peta pengembangan industri yang disebut sebagai konsep pohon industri untuk berbagai komoditas strategis.

Konsep ini mencakup pembangunan ratusan pabrik turunan guna memperkuat rantai produksi dari hulu ke hilir.

BACA JUGA  Bahlil Ungkap Strategi Perpanjangan IUPK Freeport di Papua

Prabowo turut menyinggung potensi besar komoditas kelapa yang memiliki nilai ekonomi tinggi namun masih terbatas pada ekspor bahan mentah.

Ia menyebut produk turunan seperti Virgin Coconut Oil memiliki nilai pasar yang tinggi, namun pengembangannya di dalam negeri masih minim.

Di sisi lain, ia menyoroti kondisi serupa pada komoditas kopi dan kakao yang justru lebih banyak diolah oleh industri luar negeri sebelum kembali masuk ke pasar domestik.

Menurutnya, situasi tersebut menunjukkan perlunya perubahan kebijakan industri agar Indonesia mampu mengolah dan memanfaatkan hasil alamnya secara maksimal.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus mempercepat penguatan sektor industri sebagai upaya meningkatkan daya saing ekonomi sekaligus memperluas lapangan kerja di dalam negeri. ***

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA