KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk menggelar kegiatan buka puasa bersama dengan Pemerintah Kabupaten Morowali dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Port Facilities Bahomotefe, Kecamatan Bungku Timur, Selasa (10/3/2026).
Pertemuan tersebut dihadiri Bupati Morowali Iksan Baharudin Abd Rauf, Ketua DPRD Morowali Herdiyanto Marzuki, Dandim 1311 Morowali Letkol Inf. Abraham Sada Panjaitan, serta Wakapolres Morowali Kompol I Nyoman Arka Wiyasa.
Dari pihak perusahaan hadir Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto, Chief Project Officer Muhammad Asril, serta Chief Sustainability and Corporate Affairs Officer Budiawansyah.
Kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan antara perusahaan, pemerintah daerah, serta unsur pimpinan daerah untuk membahas perkembangan investasi dan dukungan terhadap pembangunan wilayah.
Presiden Direktur dan CEO PT Vale Indonesia Bernardus Irmanto menjelaskan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali merupakan investasi bernilai sekitar dua miliar dolar Amerika Serikat yang diarahkan untuk memperkuat hilirisasi mineral nasional.
Ia menyebut proyek tersebut mencakup pengembangan tambang serta pembangunan fasilitas pengolahan berbasis teknologi High Pressure Acid Leach (HPAL).
Proyek IGP Morowali Dorong Hilirisasi Nikel Nasional
Pembangunan fasilitas pengolahan nikel tersebut direncanakan mulai beroperasi secara bertahap pada periode 2026 hingga 2027.
Bernardus menyampaikan capaian progres proyek hingga saat ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda di Kabupaten Morowali.
“Capaian progres proyek ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah dan Forkopimda sehingga kerja sama yang terjalin dapat terus berjalan dengan baik,” ujar Bernardus.
Perusahaan juga menyampaikan bahwa setiap tahapan pengembangan proyek dijalankan dengan mengutamakan keselamatan kerja, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan lingkungan.
Hingga saat ini pembangunan infrastruktur tambang dalam proyek IGP Morowali telah mencapai sekitar 99 persen progres konstruksi.
Sementara pembangunan fasilitas pengolahan berbasis HPAL tercatat telah mencapai sekitar 27 persen dan masih terus berjalan sesuai jadwal konstruksi.
Sepanjang tahun ini proyek IGP Morowali juga mencatat penjualan sekitar 2,2 juta ton bijih nikel.
Capaian tersebut turut mendukung keberlanjutan arus kas perusahaan sekaligus memberikan kontribusi terhadap penerimaan daerah dan negara.
Selain mengembangkan proyek tambang dan pengolahan, PT Vale juga menjalankan program pengelolaan lingkungan melalui pembangunan fasilitas pembibitan tanaman atau nursery.
Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga 700 ribu bibit tanaman per tahun yang akan digunakan dalam kegiatan reklamasi dan revegetasi di wilayah operasional perusahaan.
Perusahaan juga menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang mencakup delapan pilar pembangunan sesuai ketentuan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Program tersebut meliputi bidang pendidikan, kesehatan, peningkatan pendapatan masyarakat, pengembangan ekonomi lokal, sosial budaya, lingkungan, penguatan kelembagaan, serta pembangunan infrastruktur.
Berbagai kegiatan yang dijalankan antara lain peningkatan layanan kesehatan masyarakat, dukungan pendidikan, pelatihan vokasi bagi tenaga kerja lokal, hingga pengembangan usaha ekonomi berbasis komunitas.
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abd Rauf menyampaikan apresiasi terhadap komitmen PT Vale dalam menjaga komunikasi dengan pemerintah daerah serta masyarakat.
Ia menilai hubungan kerja sama yang terbangun antara perusahaan dan pemerintah daerah selama ini berjalan dengan baik.
Iksan menyebut berbagai dinamika yang muncul selama proses investasi dapat diselesaikan melalui komunikasi antara perusahaan, pemerintah daerah, masyarakat, serta aparat keamanan.
Ia juga menilai pembangunan smelter di Sambalagi dan pengelolaan tambang di wilayah Bungku Timur memberikan kontribusi bagi perkembangan daerah.
Menurutnya investasi yang berjalan di Morowali memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi serta pembangunan wilayah Kabupaten Morowali.











