Leadership Muda Bersinar! Muhammad Ilyas, Putra Soppeng yang Menginspirasi: Diganjar Promosi dan Penghargaan di PT NNI Morowali Utara

Avatar photo

- Editor

Kamis, 24 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MOROWALI UTARA – Muhammad Ilyas, pemuda berusia 24 tahun asal Desa Waru Toa, Kecamatan Marioriwawo, Kabupaten Soppeng, kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam dunia kerja di industri pengolahan bahan baku sebagai Wakil Kepala Divisi Departemen Feronikel tepatnya di perusahaan Nadesico Nickel Industry (NNI) yang saat ini merupakan naungan dari CNGR.

Sejak bergabung dengan PT NNI pada 17 November 2023 sebagai crew di divisi Bahan Baku, Ilyas menunjukkan dedikasi dan kemampuan luar biasa yang membawanya pada berbagai jenjang kepercayaan dalam waktu yang relatif singkat.

Muhammad Ilyas membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk dapat dipercaya memimpin divisi dalam area produksi khususnya di NNI.

Memulai kariernya sebagai pekerja di Shift A, Ilyas tak butuh waktu lama untuk menonjol. Pada Desember 2023, meski baru satu bulan bergabung, ia dipercaya untuk mengordinir pekerjaan karyawan bahan baku. Pengangkatan resminya sebagai pengawas di Shift A pun terjadi pada April 2024. Kinerjanya yang konsisten dan kemampuannya dalam memimpin tim membuatnya terus dilirik oleh manajemen NNI.

BACA JUGA  Dirjen Minerba Tekankan Faktor Keselamatan Kerja di Sektor Pertambangan
Muhammad Ilyas membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk dapat dipercaya memimpin divisi dalam area produksi khususnya di NNI.

Pada pertengahan tahun 2024, terjadi perubahan struktural internal di perusahaan. Divisi Bahan Baku dilebur ke dalam divisi KILN, dan Ilyas kembali dipercaya menjadi koordinator tim bahan baku, kali ini dengan jadwal kerja reguler dari pukul 07.30 hingga 17.30 WITA di Sulawesi Tengah.

Muhammad Ilyas membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk dapat dipercaya memimpin divisi dalam area produksi khususnya di NNI.

Tantangan semakin kompleks, karena ia harus memastikan semua anggota memahami dan menjalankan prosedur kerja dengan baik, termasuk menyelesaikan masalah teknis seperti sumbatan pada jalur keluar atau masuknya bahan yang dapat menghambat pencapaian target produksi.

Muhammad Ilyas membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk dapat dipercaya memimpin divisi dalam area produksi khususnya di NNI.

Tak berhenti di situ, pada Januari 2025, divisi KILN dipecah menjadi dua: Kiln 1 dan Kiln 2. Dalam restrukturisasi tersebut, Ilyas diberi amanah untuk memimpin tim bahan baku di Kiln 1 yang baru saja beroperasi. Meski secara administratif masih tercatat sebagai pengawas karena belum adanya kepala pormen dari Indonesia, secara operasional ia telah memegang tanggung jawab layaknya seorang kepala pormen dan mengoordinasikan tiga shift bahan baku.

BACA JUGA  Presiden Prabowo Bahas Strategi Penguatan Investasi Mobil Listrik di Istana Merdeka
Muhammad Ilyas membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk dapat dipercaya memimpin divisi dalam area produksi khususnya di NNI.

Di tengah kesibukannya, tantangan terbesar Ilyas bukan hanya menyelesaikan masalah teknis di lapangan, namun juga membangun semangat dan kesadaran tanggung jawab di antara para anggota timnya. Ia secara aktif memberikan pelatihan dan pendampingan agar setiap anggota memahami perannya masing-masing.

Atas dedikasinya, pihak manajemen, termasuk direktur divisi, mengusulkan namanya untuk diangkat secara formal. Ia kemudian dihubungi oleh perwakilan manajemen, 李雪 (Li Xue), untuk menyiapkan presentasi dalam bentuk PowerPoint sebagai bagian dari proses pengangkatan resmi sebagai Wakil Kepala Divisi dari Departemen Feronikel.

Presentasi Muhammad Ilyas di hadapan para pemimpin Nadesico Nickel Industry (NNI) yang dibantu oleh salah satu penerjemah.

Muhammad Ilyas membuktikan bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk dapat dipercaya memimpin divisi dalam area produksi khususnya di NNI. Dengan kerja keras, kemampuan komunikasi, dan komitmen tinggi, ia berhasil menjadi teladan bagi banyak rekan kerja di lingkup perusahaan. Perjalanan kariernya menjadi bukti bahwa integritas dan dedikasi akan selalu membuka jalan bagi kemajuan.***

Berita Terkait

IPR Nilai Nilai WFH Dorong Gaya Hidup Sehat-Bijak Masyarakat
Aksi Cepat PT Timah Bantu Padamkan Kebakaran di Pangkalpinang
PT NNI Salurkan Paket Bantuan Sembako, Perkuat Kepedulian ke Masyarakat
Halal Bihalal Perusahaan NNI Pererat Kebersamaan dan Sinergi
Konsumsi BBM Naik, Stok Energi di Jambi Tetap Aman
PT Vale Serahkan Ambulans untuk PMI Kolaka Perkuat Layanan Darurat
Kebijakan WFH Dinilai Relevan Tekan Konsumsi BBM
Ramadan Penuh Makna, PT Vale Indonesia Perkuat Kepedulian Sosial Bersama Media di Morowali

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:13 WITA

IPR Nilai Nilai WFH Dorong Gaya Hidup Sehat-Bijak Masyarakat

Senin, 30 Maret 2026 - 23:46 WITA

Aksi Cepat PT Timah Bantu Padamkan Kebakaran di Pangkalpinang

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:40 WITA

PT NNI Salurkan Paket Bantuan Sembako, Perkuat Kepedulian ke Masyarakat

Rabu, 25 Maret 2026 - 21:20 WITA

Halal Bihalal Perusahaan NNI Pererat Kebersamaan dan Sinergi

Minggu, 22 Maret 2026 - 21:48 WITA

Konsumsi BBM Naik, Stok Energi di Jambi Tetap Aman

Berita Terbaru

Menteri ESDM

Pemerintahan

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:46 WITA

PT Antam

Pasar

Harga Emas Antam 28 April 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:41 WITA

CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026).

Korporasi

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:39 WITA

PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit VII Kilang Kasim berdayakan CSR

Inovasi

CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:28 WITA