Program Energi Surya Dipercepat untuk Wilayah Terpencil

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 7 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KABARTAMBANG – Pemerintah mempercepat penyediaan akses energi bagi masyarakat melalui pengembangan energi bersih dan terbarukan.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mempercepat implementasi program energi terbarukan dalam rapat terbatas di Istana Negara.

Program tersebut mencakup pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang akan dimanfaatkan oleh sekolah dan desa di berbagai daerah.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjelaskan pemerintah menyiapkan rencana pengembangan PLTS dengan kapasitas mencapai 100 gigawatt.

“Kami baru selesai melakukan rapat terbatas dengan Bapak Presiden yang pembahasannya lebih pada implementasi energi bersih dan terbarukan, termasuk rencana 100 gigawatt PLTS,” ujar Bahlil di Istana Negara, Kamis (6/3).

BACA JUGA  Peduli Pendidikan, PT NNI Perbaiki Sekolah dan Normalisasi Sungai Saroso di Morowali Utara

Satgas Transisi Energi Nasional

Presiden Prabowo juga membentuk satuan tugas percepatan transisi energi untuk mempercepat realisasi program energi ramah lingkungan di Indonesia.

Bahlil Lahadalia ditunjuk sebagai ketua satgas yang bertugas mengawal implementasi kebijakan transisi energi tersebut.

Program ini diharapkan mendorong efisiensi anggaran subsidi listrik melalui pengurangan penggunaan pembangkit listrik tenaga diesel.

Konversi dari pembangkit listrik tenaga diesel ke pembangkit listrik tenaga surya diperkirakan dapat menekan biaya subsidi sekaligus mempercepat penggunaan kendaraan listrik.

BACA JUGA  Perkuat Energi, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak Baru

Kementerian ESDM juga mendorong pembangunan PLTS di pulau-pulau terpencil untuk meningkatkan rasio elektrifikasi nasional.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memperluas layanan energi hingga wilayah yang sulit dijangkau.

Pemerintah juga menyiapkan program konversi sepeda motor berbahan bakar fosil menjadi sepeda motor listrik secara bertahap.

Sebanyak 120 juta sepeda motor ditargetkan dapat dikonversi dalam rentang waktu tiga hingga empat tahun mendatang.

Bahlil menyampaikan Presiden menginginkan pelaksanaan program tersebut segera direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional
Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos
Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif
Pemerintah Target Pangkas Ketergantungan Listrik Diesel, Dorong PLTS
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap, Pemerintah Jamin Tak Naik hingga Akhir Tahun
Pemerintah Percepat Penertiban IUP Bermasalah
Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:46 WITA

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 15:02 WITA

Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos

Rabu, 22 April 2026 - 18:19 WITA

Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif

Rabu, 22 April 2026 - 17:57 WITA

Pemerintah Target Pangkas Ketergantungan Listrik Diesel, Dorong PLTS

Sabtu, 18 April 2026 - 14:41 WITA

Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia

Berita Terbaru

Menteri ESDM

Pemerintahan

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:46 WITA

PT Antam

Pasar

Harga Emas Antam 28 April 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:41 WITA

CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026).

Korporasi

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:39 WITA

PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit VII Kilang Kasim berdayakan CSR

Inovasi

CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:28 WITA