Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap, Pemerintah Jamin Tak Naik hingga Akhir Tahun

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian ESDM

Kementerian ESDM

KABARTAMBANG – Pemerintah memastikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi tetap bertahan dan tidak mengalami kenaikan hingga akhir tahun 2026. Kepastian tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat di tengah fluktuasi harga energi global.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, keputusan itu diambil sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto usai kunjungan kenegaraan ke Rusia dan Prancis. Pemerintah menilai kondisi pasokan energi nasional masih aman sehingga kebijakan penahanan harga dapat dijalankan.

Bahlil menegaskan stok energi nasional berada di atas batas minimum, mencakup solar, bensin, hingga LPG. Karena itu, pemerintah sepakat harga BBM subsidi tidak dinaikkan sampai penghujung tahun.

BACA JUGA  Menteri ESDM Sebut UMKM Tulang Punggung Ekonomi Nasional

Dari sisi anggaran, pemerintah juga menilai ruang fiskal masih cukup kuat. Hal tersebut ditopang harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude Price (ICP) yang masih berada di bawah asumsi dalam APBN.

Menurut Bahlil, selama harga ICP masih berada di kisaran aman, kebijakan menjaga harga BBM subsidi tetap bisa dipertahankan tanpa menambah tekanan terhadap keuangan negara.

Meski demikian, tantangan pasokan masih ada. Saat ini kebutuhan impor minyak nasional diperkirakan mencapai 1 juta barel per hari. Konsumsi BBM nasional berada di level 1,6 juta barel per hari, sementara produksi domestik baru sekitar 600 ribu barel per hari.

BACA JUGA  Pasokan Energi Nasional Dipastikan Aman Selama Arus Mudik Lebaran

Untuk memperkuat ketahanan energi jangka panjang, pemerintah juga membuka peluang kerja sama strategis dengan Rusia. Selain pasokan minyak mentah, pembahasan mencakup investasi di sektor kilang dan fasilitas penyimpanan energi.

Bahlil menyebut sejumlah rencana investasi telah menunjukkan kemajuan, namun masih membutuhkan satu hingga dua tahap pembicaraan lanjutan sebelum diumumkan secara resmi.

Dengan kombinasi kebijakan harga, pengamanan stok, serta penjajakan investasi baru, pemerintah berharap stabilitas energi nasional tetap terjaga sepanjang 2026. Kepastian harga BBM subsidi diharapkan memberi ruang bagi masyarakat menjalankan aktivitas ekonomi dengan lebih tenang.

Berita Terkait

Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia
Pemerintah Percepat Penertiban IUP Bermasalah
Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia
PT Vale Terima Penghargaan Pemprov Sulteng
Indonesia Percepat Proyek PLTSa di 34 Kota untuk Atasi Sampah
Indonesia Amankan Rp11,42 T dari Penertiban Perkebunan dan Tambang Ilegal
Presiden Ungkap Masih Ada Pengusaha Tambang Nakal
Armada Laut Dioptimalkan Jaga Pasokan LPG di Kalimantan dan Sulawesi
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 14:41 WITA

Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia

Sabtu, 18 April 2026 - 14:37 WITA

Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap, Pemerintah Jamin Tak Naik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 18 April 2026 - 14:24 WITA

Pemerintah Percepat Penertiban IUP Bermasalah

Sabtu, 18 April 2026 - 14:20 WITA

Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

Kamis, 16 April 2026 - 14:31 WITA

PT Vale Terima Penghargaan Pemprov Sulteng

Berita Terbaru

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Korporasi

Pertamina Pastikan Pasokan Energi Aman di Tengah Gejolak Global

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:57 WITA

22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Korporasi

CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Sabtu, 18 Apr 2026 - 15:12 WITA

PT Dok dan Perkapalan Air Kantung (PT DAK), anak usaha PT TIMAH (Persero) Tbk,

Korporasi

PT DAK Jajaki Kerja Sama Strategis dengan ASDP di Batam

Sabtu, 18 Apr 2026 - 14:49 WITA