PT Bukit Asam Siapkan Kajian AMDAL untuk Tambang Batu Bara di Sawahlunto

Avatar photo

- Editor

Rabu, 11 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT BUkit Asam

PT BUkit Asam

KABARTAMBANG –  PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan kajian mengenai jarak aman atau safe zone antara area operasional tambang dengan permukiman warga dalam rencana pembukaan kembali tambang batu bara di kawasan Langkok, Sawahlunto, Sumatera Barat.

Kajian tersebut menjadi bagian dari persiapan teknis sebelum kegiatan penambangan di wilayah tersebut kembali dijalankan.

General Manager PTBA Unit Pertambangan Ombilin Yulfaizon menyampaikan bahwa perhitungan jarak aman sedang dilakukan secara menyeluruh oleh para ahli yang terlibat dalam penyusunan dokumen Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).

Ia menjelaskan seluruh aspek keselamatan, perlindungan lingkungan, serta kondisi masyarakat sekitar turut menjadi perhatian dalam perencanaan operasional tambang.

BACA JUGA  Pertamina Lubricants Raih Gold IMS Awards 2026

“Dalam perencanaan pembukaan kembali tambang, kami sudah mempertimbangkan aspek keselamatan dan perlindungan lingkungan serta warga sekitar lokasi,” ujar Yulfaizon.

PT Bukit Asam Kaji Zona Aman Tambang di Sawahlunto

PTBA menyatakan bahwa kegiatan produksi nantinya akan dirancang agar tidak mengganggu kualitas hidup masyarakat maupun kondisi lingkungan di sekitar area tambang.

Setelah dokumen AMDAL selesai disusun, perusahaan berencana melakukan sosialisasi kepada pemerintah daerah serta masyarakat mengenai rencana operasional tambang tersebut.

Sosialisasi tersebut ditujukan agar masyarakat memperoleh informasi secara langsung terkait rencana pembukaan kembali aktivitas pertambangan di kawasan Ombilin.

BACA JUGA  CNGR Rekrut 22 Talenta Baru dari 10 Kampus Indonesia

Sebelumnya, Wali Kota Sawahlunto Riyanda Putra menyampaikan dukungan terhadap rencana pembukaan tambang sepanjang aspek keselamatan warga dan perlindungan lingkungan tetap menjadi perhatian utama perusahaan.

Ia menyatakan pemerintah kota siap memberikan dukungan selama operasional tambang dijalankan dengan mempertimbangkan kepentingan masyarakat sekitar.

Dengan kajian teknis yang tengah disusun serta koordinasi bersama pemerintah daerah, PT Bukit Asam berharap pembukaan kembali tambang dapat berjalan dengan mengedepankan prinsip keselamatan, keberlanjutan, serta tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

Berita Terkait

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK
PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam
PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik
PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun
MIND ID Catat Pendapatan Rp159,46 Triliun
PTBA Tingkatkan Cofiring Biomassa di PLTU Banko Barat
PT TIMAH Tanam 500 Pohon di Sempadan Sungai Romodong
BP BUMN dan Danantara Benahi Struktur Bisnis MIND ID

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WITA

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:46 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:41 WITA

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:36 WITA

PTBA Tingkatkan Cofiring Biomassa di PLTU Banko Barat

Berita Terbaru

PT TIMAH

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WITA

Bantuan terbaru diberikan kepada Surau Baitussalam oleh PT Timah

Korporasi

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:46 WITA

PT ANTAM

Korporasi

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:41 WITA