Pemerintah Bentuk BUMN Khusus Ekspor untuk Awasi Penjualan SDA Strategis

Avatar photo

- Editor

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM

Menteri ESDM

KABARTAMBANG – Pemerintah mulai menyiapkan sistem baru pengelolaan ekspor komoditas strategis melalui pembentukan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khusus ekspor. Langkah tersebut diumumkan sebagai bagian dari upaya memperkuat pengawasan perdagangan sumber daya alam sekaligus menekan praktik manipulasi nilai ekspor yang selama ini dinilai merugikan negara.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengatakan kebijakan itu akan menempatkan BUMN tertentu sebagai jalur resmi penjualan komoditas sumber daya alam ke pasar ekspor.

Menurut Bahlil, skema tersebut dirancang untuk mencegah praktik under invoicing dan transfer pricing yang selama ini kerap terjadi dalam perdagangan komoditas ekspor Indonesia.

Ia menjelaskan kebijakan tersebut juga menjadi bagian dari pelaksanaan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menekankan penguasaan negara terhadap sumber daya alam demi kepentingan rakyat. Pemerintah menilai prinsip itu selama ini belum diterapkan secara maksimal dalam tata niaga ekspor nasional.

BACA JUGA  Tahun 2025, Tarif Listrik Tetap dan Berikan Diskon untuk Rumah Tangga

Kebijakan ekspor satu pintu tersebut nantinya difokuskan pada sektor mineral dan batu bara. Sementara industri hulu minyak dan gas bumi dipastikan tidak masuk dalam cakupan aturan baru tersebut.

Bahlil menegaskan pemerintah tetap memberikan kepastian bagi pelaku usaha migas, termasuk dengan mengecualikan sektor tersebut dari kewajiban penempatan Devisa Hasil Ekspor (DHE) di Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara.

Menurutnya, pengecualian itu dilakukan karena sebagian besar produksi migas digunakan untuk kebutuhan domestik, sementara ekspor migas umumnya telah terikat kontrak jangka panjang sebelum proyek berjalan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan pembentukan BUMN khusus ekspor melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (PT DSI) dalam sidang paripurna DPR RI. Melalui badan tersebut, pemerintah akan mengelola ekspor sejumlah komoditas strategis seperti batu bara, minyak sawit, dan ferro alloy.

BACA JUGA  Lonjakan Harga, ESDM Pertahankan Batas Produksi Batu Bara

Presiden menjelaskan BUMN tersebut akan berfungsi sebagai pengekspor tunggal yang bertugas memasarkan komoditas ke luar negeri sebelum hasil penjualannya diteruskan kepada pelaku usaha terkait.

Menurut Prabowo, sistem baru itu diperlukan agar pemerintah memiliki kontrol lebih kuat terhadap nilai penjualan sumber daya alam Indonesia serta mampu mencegah praktik penghindaran pajak dan pelarian devisa hasil ekspor.

Pemerintah juga menyebut model penunjukan BUMN ekspor bukan hal baru karena telah diterapkan di sejumlah negara seperti Saudi Arabia, Qatar, Russia, Malaysia, hingga Vietnam.

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA