Proyek IGP Morowali PT Vale Capai Sejumlah Tahapan Pengembangan

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Vale

PT Vale

KABARTAMBANG – PT Vale Indonesia Tbk memaparkan perkembangan proyek Indonesia Growth Project (IGP) Morowali yang terus mengalami kemajuan dalam beberapa tahun terakhir.

Proyek dengan nilai investasi sekitar dua miliar dolar Amerika Serikat tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung pengembangan industri hilirisasi mineral di Indonesia.

Salah satu capaian penting dalam pengembangan proyek tersebut adalah pengiriman perdana bijih nikel saprolit dari Blok Bahodopi pada Juli 2025.

Pengiriman tersebut menandai dimulainya tahap operasional awal proyek sesuai dengan rencana kerja yang telah disetujui.

BACA JUGA  Pertamina Hulu Mahakam Kembangkan Sumur Manpatu

PT Vale Kembangkan Proyek Tambang dan Program Sosial di Morowali

Selain pengembangan tambang, perusahaan juga membangun fasilitas pembibitan tanaman atau nursery yang difungsikan untuk mendukung kegiatan rehabilitasi lahan.

Pembangunan fasilitas ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam pengelolaan lingkungan di wilayah operasional.

PT Vale juga terus melanjutkan pembangunan kawasan pabrik pengolahan di wilayah Sambalagi sebagai bagian dari tahapan proyek.

Perusahaan menargetkan operasional proyek tersebut dapat dimulai secara bertahap pada akhir 2026 hingga awal 2027.

BACA JUGA  Vale Catat Peningkatan Produksi Nikel

Wafir menjelaskan bahwa pengembangan proyek tidak hanya berfokus pada aspek operasional, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Kami percaya pertumbuhan perusahaan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat dan perlindungan lingkungan,” ujarnya.

Selain pengembangan proyek, PT Vale juga menjalankan Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di wilayah Morowali.

Program tersebut mencakup pengelolaan sampah berbasis masyarakat melalui fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce Reuse Recycle (TPS3R) serta program pendidikan vokasi bagi tenaga kerja lokal.

Berita Terkait

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik
MIND ID Lampaui Target 13 Persen Laba Bersih
PT Timah Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Karimun
PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Berkelanjutan US$750 Juta
Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara Proliga 2026
PT Vale Tanam Ratusan Pohon dan Bersihkan Pesisir Morowali
PTK Bangun Kapal Utility Boat 22 Pax, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Pertamina Dorong Pembalap Muda Lewat Mandalika Racing Series 2026
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:39 WITA

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Senin, 27 April 2026 - 14:05 WITA

MIND ID Lampaui Target 13 Persen Laba Bersih

Senin, 27 April 2026 - 14:00 WITA

PT Timah Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Karimun

Senin, 27 April 2026 - 13:51 WITA

PT Vale Raih Fasilitas Pinjaman Berkelanjutan US$750 Juta

Senin, 27 April 2026 - 13:46 WITA

Jakarta Pertamina Enduro Pertahankan Gelar Juara Proliga 2026

Berita Terbaru

Menteri ESDM

Pemerintahan

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:46 WITA

PT Antam

Pasar

Harga Emas Antam 28 April 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:41 WITA

CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026).

Korporasi

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:39 WITA

PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit VII Kilang Kasim berdayakan CSR

Inovasi

CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:28 WITA