Rusia Siap Lanjutkan Proyek Blok Tuna di Natuna

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perusahaan migas Rusia Zarubezhneft menyatakan siap melanjutkan proyek Blok Tuna di Natuna mulai Juni 2026.

Perusahaan migas Rusia Zarubezhneft menyatakan siap melanjutkan proyek Blok Tuna di Natuna mulai Juni 2026.

KABARTAMBANG – Pemerintah Indonesia terus mencari cara untuk meningkatkan lifting minyak dan gas bumi sebagai bagian dari target swasembada energi nasional.

Salah satu langkah yang kini kembali didorong adalah kelanjutan proyek migas Blok Tuna di Laut Natuna bersama perusahaan asal Rusia, Joint Stock Company Zarubezhneft (JSC Zarubezhneft).

Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Wakil Menteri ESDM Yuliot dengan jajaran Zarubezhneft di sela Sidang Komisi Bersama (SKB) ke-14 Indonesia-Rusia di Kazan, Rusia.

Dalam pertemuan itu, perusahaan migas Rusia tersebut menyatakan siap kembali melanjutkan proyek Blok Tuna yang sebelumnya sempat tertunda.

Menurut Yuliot, proyek Blok Tuna sempat mengalami hambatan setelah Premier Oil, anak perusahaan Harbour Energy, mundur dari kerja sama pengembangan proyek bersama Zarubezhneft.

BACA JUGA  Harga Minyak Mentah Indonesia Februari Meningkat, Ini Pemicunya

“Kami bertemu dengan Zarubezhneft dan membahas kelanjutan proyek Blok Tuna yang masih tertunda. Zarubezhneft menyatakan komitmennya untuk melanjutkan proyek tersebut pada Juni bulan depan. Pemerintah akan memberikan dukungan untuk kelanjutan proyek ini,” ujar Yuliot di Kazan, Rusia, Rabu (13/5) waktu setempat.

Zarubezhneft sendiri mulai terlibat dalam proyek migas Indonesia sejak 2020 setelah mengakuisisi 50 persen participating interest (PI) di Proyek Tuna melalui anak usahanya, ZN Asia Ltd.

Tak hanya melanjutkan proyek yang tertunda, perusahaan Rusia itu juga menyatakan minat untuk memperluas investasi migas di Indonesia. Mereka disebut tertarik mengembangkan proyek lain dengan dukungan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR) dan program reaktivasi sumur idle guna membantu peningkatan produksi migas nasional.

BACA JUGA  Sinergi BUMN dan ESDM, Pertamina Fasilitasi Mudik Aman dan Hemat Energi

Ketertarikan Zarubezhneft tersebut juga tercatat dalam dokumen Agreed Minutes Sidang Komisi Bersama ke-14 RI-Rusia. Dalam dokumen itu, pihak Rusia menyampaikan keinginan memperkuat kerja sama dengan mitra migas Indonesia, termasuk keterlibatan dalam proyek-proyek baru.

Selain itu, Rusia juga meminta dukungan pemerintah Indonesia terkait penyelesaian proses compliance bagi perusahaan yang ditunjuk Zarubezhneft untuk mendukung rencana suplai minyak ke Indonesia. ***

Berita Terkait

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda
Buka IPA Convex 2026, Menteri ESDM Harap Iklim Investasi Migas Berkeadilan
Tarik Minat Investor Migas, Menteri ESDM Tawarkan Ratusan WK Potensial

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit

Berita Terbaru

PT TIMAH

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WITA

Bantuan terbaru diberikan kepada Surau Baitussalam oleh PT Timah

Korporasi

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:46 WITA

PT ANTAM

Korporasi

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:41 WITA