Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 18 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia

KABARTAMBANG – Gejolak perang di Timur Tengah mendorong tekanan terhadap pasokan energi global, terutama minyak dan gas bumi (migas).

Situasi tersebut membuat banyak negara memperkuat strategi pengamanan energi, termasuk Indonesia yang masih menghadapi ketergantungan impor untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Meski memiliki produksi domestik, volume pasokan nasional masih berada di bawah tingkat konsumsi.

Karena itu, pemerintah menempuh berbagai langkah strategis, salah satunya memperluas kerja sama dengan Rusia sebagai salah satu produsen energi utama dunia.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Rusia Vladimir Putin menghasilkan kesepahaman untuk memperkuat kolaborasi jangka panjang di sektor energi.

Menurut Bahlil, di tengah ketidakpastian global Indonesia harus membuka akses pasokan dari berbagai sumber, tidak bergantung pada satu negara saja. Atas arahan Presiden, pemerintah telah melakukan komunikasi intensif dengan otoritas Rusia dan hasilnya dinilai positif.

BACA JUGA  Rumah Warga Bandar Jaya Kini Terang, Implementasi Asta Cita Prabowo Mulai Terasa

Ia mengungkapkan Indonesia berpeluang memperoleh tambahan pasokan minyak mentah dari Rusia. Selain itu, pihak Rusia juga menyatakan kesiapan berinvestasi pada pembangunan infrastruktur energi guna memperkuat cadangan nasional.

Kerja sama tersebut dinilai penting mengingat kebutuhan energi Indonesia yang terus meningkat setiap tahun.

Pemerintah pun membuka peluang kolaborasi luas dengan negara-negara produsen lain seperti Amerika Serikat, negara-negara Afrika, hingga mitra tradisional lainnya.

Bahlil menegaskan kebijakan itu sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif. Dalam konteks ekonomi, Indonesia tetap terbuka menjalin kemitraan dengan berbagai negara selama memberi manfaat bagi kepentingan nasional.

Pemerintah juga memastikan pasokan minyak mentah hingga akhir tahun 2026 dalam kondisi aman. Fokus berikutnya adalah meningkatkan kapasitas pengolahan melalui kilang dalam negeri agar ketergantungan impor dapat ditekan secara bertahap.

BACA JUGA  IPR Nilai Nilai WFH Dorong Gaya Hidup Sehat-Bijak Masyarakat

Sebelumnya, Bahlil mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan dengan Presiden Putin di Kremlin, Moskow.

Agenda tersebut membahas peluang kerja sama energi yang diarahkan untuk menjaga stabilitas pasokan domestik, termasuk pengembangan kilang dan perdagangan minyak.

Sehari berselang, Bahlil melanjutkan pembahasan dengan Menteri Energi Rusia Sergey Tsivilev.

Dalam pertemuan itu, kedua pihak menjajaki peluang konkret terkait pasokan minyak mentah, LPG, serta fasilitas penyimpanan energi.

Menurut Bahlil, hasil pembicaraan menunjukkan prospek positif karena Indonesia berpeluang menambah cadangan crude sekaligus memperoleh dukungan suplai LPG.

Kerja sama ini dijajaki melalui skema antarpemerintah maupun antarpelaku usaha. Pemerintah berharap langkah tersebut mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus memberi kepastian pasokan bagi masyarakat dan industri.

Berita Terkait

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA