KABARTAMBANG – PT Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan energi nasional tetap tersedia hingga periode Idulfitri 2026.
Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra, menyampaikan jaminan tersebut dalam keterangan pers di Rest Area KM 57 pada Senin 16 Maret 2026.
Ia mengatakan perusahaan telah menyiapkan kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) jauh sebelum memasuki periode Ramadan.
Mars Ega menjelaskan proses pengadaan energi dilakukan melalui perencanaan yang telah dihitung secara menyeluruh.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
“Layanan energi Insyaa Allah kami pastikan aman untuk Ramadan dan Idulfitri sehingga masyarakat tidak perlu melakukan panic buying,” ujar Mars Ega.
Pertamina Siapkan Layanan Energi Selama Arus Mudik
Pertamina Patra Niaga juga menyiagakan layanan operasional selama dua puluh empat jam untuk memastikan distribusi energi tetap berjalan.
Kesiapan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya mobilitas masyarakat pada puncak arus mudik dan arus balik Lebaran.
Direktur Pemasaran Ritel Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, menjelaskan perusahaan menyiapkan layanan tambahan melalui Satuan Tugas (Satgas) Ramadan dan Idulfitri.
Tim tersebut menempatkan berbagai fasilitas energi pendukung di jalur-jalur yang diperkirakan memiliki arus kendaraan tinggi.
Layanan tersebut tersedia di ruas tol maupun jalur utama yang menjadi lintasan pemudik.
Pertamina juga mencatat adanya potensi peningkatan konsumsi bahan bakar jenis gasoline selama periode Satgas Ramadan dan Idulfitri.
Eko Ricky menyebut permintaan gasoline diperkirakan meningkat sekitar 12 persen dibandingkan kondisi normal.
Sementara itu, konsumsi gasoil diproyeksikan mengalami penurunan sekitar 14,5 persen dibandingkan rata-rata harian.
Selain menyiapkan pasokan energi, perusahaan juga mengantisipasi kemungkinan gangguan akibat bencana alam.
Pertamina menempatkan Tim Tanggap Darurat Bencana di setiap wilayah operasional sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat.











