Menteri ESDM Laporkan Cadangan BBM dan LPG Aman kepada Presiden

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 14 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah memastikan stok BBM dan LPG aman menjelang Idulfitri 2026 dengan cadangan bensin hingga 31 hari.

Pemerintah memastikan stok BBM dan LPG aman menjelang Idulfitri 2026 dengan cadangan bensin hingga 31 hari.

KABARTAMBANG – Pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) dalam kondisi aman menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 2026.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang digelar di Jakarta, Jumat (13/3).

Bahlil menjelaskan cadangan sejumlah jenis BBM saat ini berada di atas batas minimum yang ditetapkan pemerintah.

Cadangan Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) dengan RON 90 tercatat mencapai 24,39 hari.

Sementara itu cadangan Jenis BBM Umum (JBU) RON 92 mencapai 28 hari dan RON 98 mencapai 31 hari.

Untuk bahan bakar jenis solar subsidi, stok yang tersedia mampu memenuhi kebutuhan hingga 16,41 hari.

Adapun cadangan solar dengan spesifikasi CN 53 mencapai 46 hari dan stok bahan bakar pesawat atau avtur berada pada kisaran 38 hari.

BACA JUGA  Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos

“Cadangan menjelang hari raya untuk semua BBM dan LPG, insya Allah aman,” ujar Bahlil.

Pemerintah Siapkan Pasokan LPG dari Berbagai Negara

Selain memastikan stok BBM, pemerintah juga memantau perkembangan rantai pasok LPG di pasar global yang saat ini mengalami dinamika.

Bahlil menjelaskan Indonesia masih mengandalkan impor untuk memenuhi kebutuhan LPG nasional.

Total impor LPG Indonesia saat ini mencapai sekitar 7,6 juta ton.

Sekitar 70 hingga 72 persen pasokan LPG berasal dari Amerika Serikat.

Sementara sekitar 20 persen lainnya dipasok dari kawasan Timur Tengah dan sisanya berasal dari beberapa negara lain.

Pemerintah menyiapkan langkah antisipasi untuk mengamankan pasokan LPG jika terjadi gangguan distribusi dari wilayah Timur Tengah.

Salah satu langkah yang ditempuh adalah memperluas kontrak pasokan jangka panjang dengan sejumlah negara pemasok.

Selain Amerika Serikat, pemerintah juga membuka peluang pengadaan tambahan LPG dari negara lain termasuk Australia.

BACA JUGA  Harga Minyak Mentah Indonesia Februari Meningkat, Ini Pemicunya

Dalam waktu dekat Indonesia dijadwalkan menerima dua kargo LPG dari Australia untuk memperkuat stok nasional.

Sementara itu untuk kebutuhan solar, pemerintah menyebut pasokan relatif stabil karena seluruhnya diproduksi di dalam negeri.

Produksi domestik tersebut didukung oleh peningkatan kapasitas kilang setelah proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan diresmikan pada Januari 2026.

Proyek pengembangan kilang tersebut diperkirakan mampu menekan impor bahan bakar dengan mengurangi impor bensin hingga 5,5 juta ton dan solar sekitar 3,5 juta ton.

Meski demikian sebagian kebutuhan bensin nasional masih diperoleh dari impor yang berasal dari Malaysia dan Singapura.

Pemerintah berencana terus meningkatkan kapasitas produksi energi dalam negeri melalui pembangunan dan pengembangan kilang minyak.

Langkah tersebut dilakukan agar kebutuhan BBM nasional dapat dipenuhi dari produksi domestik dan mengurangi ketergantungan terhadap impor energi.

Berita Terkait

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA