Menteri ESDM Pastikan Pasokan Batubara PLN Tetap Aman

Avatar photo

- Editor

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KabarTambang.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan batubara untuk pembangkit listrik PT PLN (Persero) tetap aman di tengah penataan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB).

Penataan RKAB dilakukan untuk menyelaraskan rencana produksi batubara dengan kebutuhan pasar domestik dan global sekaligus menjaga kestabilan harga.

Kebijakan tersebut diarahkan agar volume produksi sejalan dengan nilai ekonomi yang diterima pelaku usaha tanpa mengesampingkan aspek keberlanjutan dan perlindungan lingkungan.

Bahlil menyampaikan penyesuaian RKAB dilakukan berdasarkan perhitungan keseimbangan antara pasokan dan permintaan agar produksi tinggi tetap diiringi harga yang sehat.

BACA JUGA  Mulai Oktober 2025, Kementrian ESDM Wajibkan Pengajuan RKAB Bagi Perusahaan Tambang Setiap Tahun 

“RKAB untuk batubara dan nikel itu memang kita lagi tata, kita melakukan penyesuaian,” ujar Bahlil saat menyampaikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (3/3).

Penataan RKAB Batubara Nasional

Ia memaparkan Indonesia saat ini memproduksi sekitar 43 persen dari total kebutuhan batubara dunia yang diperkirakan mencapai 1,3 miliar ton per tahun.

Produksi nasional berada di kisaran 500 hingga 550 juta ton, namun harga global justru mengalami tekanan karena mekanisme pasar internasional.

Bahlil menjelaskan melimpahnya pasokan di tengah permintaan yang terbatas membuat harga batubara sulit dikendalikan oleh produsen dalam negeri.

BACA JUGA  Pemerintah Jamin Stok BBM dan Avtur Cukup untuk Mendukung Angkutan Lebaran

Ia menegaskan sumber daya alam merupakan aset strategis yang harus dikelola secara bertanggung jawab demi keberlanjutan bagi generasi berikutnya.

Menurutnya, kegiatan pertambangan harus dijalankan dengan kehati-hatian agar keseimbangan antara manfaat ekonomi dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.

Untuk kebutuhan dalam negeri, pemerintah memprioritaskan pasokan batubara bagi pembangkit listrik nasional.

Bahlil memastikan pasokan batubara untuk PLN hingga periode Maret–April berada dalam kondisi aman tanpa gangguan.

Pemerintah terus memantau pasokan batubara pembangkit dengan memperhatikan kualitas serta harga yang ekonomis agar kebutuhan domestik terpenuhi dan pelaku usaha memperoleh nilai yang wajar.

Berita Terkait

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terbaru

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Korporasi

HUT ke-50, PT TIMAH Kumpulkan 41 Kantong Darah di Bangka Selatan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:40 WITA

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Korporasi

Pertamina Pastikan Keandalan Distribusi BBM di FT Tanjung Gerem

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:32 WITA

Harga emas hari ini

Pasar

Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,623 Juta per Gram

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:29 WITA

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Korporasi

Pertamina Fasilitasi Sertifikasi Halal untuk 50 UMKM Binaan

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:25 WITA

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Korporasi

PT Vale Luncurkan Kelas Konservasi untuk 50 Pelajar Luwu Timur

Jumat, 31 Jul 2026 - 15:22 WITA