Wamen ESDM Pastikan Ketersediaan BBM dan Listrik Aman Menjelang Lebaran 2026

Avatar photo

- Editor

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wamen ESDM Yuliot Tanjung memantau ketersediaan BBM di Rest Area KM 379A Batang menjelang mudik Lebaran 2026.

Wamen ESDM Yuliot Tanjung memantau ketersediaan BBM di Rest Area KM 379A Batang menjelang mudik Lebaran 2026.

KABARTAMABANG – Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan listrik nasional dalam kondisi aman menjelang Idulfitri 2026.

Cadangan BBM nasional tercatat mencukupi untuk 27-28 hari, sehingga kebutuhan transportasi masyarakat dipastikan tetap terpenuhi.

Yuliot memantau langsung ketersediaan BBM di Rest Area KM 379A Batang, Jawa Tengah, pada Rabu (18/3) dan menegaskan keamanan pasokan energi.

Pemerintah tidak memberlakukan pembatasan pembelian BBM selama libur Lebaran, baik di tingkat pusat maupun daerah, sehingga masyarakat bisa membeli sesuai kebutuhan.

BACA JUGA  TNI dan PT Vale Diskusikan Stabilitas Wilayah di Tengah Dinamika Global

Ia mengimbau masyarakat tetap tertib saat mengisi BBM di SPBU, terutama jika antrean panjang terjadi, agar pelayanan tetap lancar.

Pasokan listrik nasional juga berada dalam kondisi terkendali, dengan daya mampu sistem mencapai 52 gigawatt dan beban puncak sekitar 35 persen.

Cadangan listrik atau risk margin tercatat sebesar 48 persen dari kebutuhan harian, memastikan ketersediaan energi untuk seluruh wilayah tetap aman.

Pemerintah Jaga Stabilitas Energi untuk Mudik Lebaran

Pemerintah terus memantau dan menjaga pasokan energi dari Sabang hingga Merauke agar mendukung kelancaran mudik dan perayaan Idulfitri.

BACA JUGA  Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda

Menurut Yuliot, kesiapan ini menjadi perhatian utama pemerintah terutama di periode menjelang hari raya yang biasanya mengalami peningkatan konsumsi energi.

Upaya tersebut mencakup koordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan masyarakat bisa merayakan Idulfitri tanpa khawatir kekurangan BBM maupun gangguan listrik.

Pemerintah menekankan, stabilitas pasokan energi tetap menjadi prioritas utama demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat selama libur panjang Lebaran 2026.

Berita Terkait

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor
Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat
Tata Kelola Minerba Diperbaiki, PNBP Disebut Meningkat Meski Produksi Batu Bara Turun
PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik
Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW
Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:18 WITA

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 September 2026 - 08:15 WITA

Pemerintah Dorong Hilirisasi Minerba dan Perluas Manfaat Tambang bagi Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:08 WITA

PSEL Legok Nangka Olah 2.131 Ton Sampah Jadi Listrik

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:03 WITA

Pemerintah Percepat Operasional PLTA Batang Toru 510 MW

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Berita Terbaru

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Korporasi

PT Vale Raih Dua Gold Award InTechSEA 2026

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:26 WITA

Pertamina siagakan pasokan BBM, LPG dan layanan motoris di Jalur Pantura serta dorong UMKM untuk dukung arus mudik Idulfitri 1447 H.

Korporasi

Indonesia Dorong Produksi Minyak dari 45 Ribu Sumur Tua

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:21 WITA

Harga minyak mentah Indonesia Februari naik menjadi USD68,79 per barel dipicu ketegangan geopolitik dan penurunan produksi minyak global.

Pemerintahan

Program E50 untuk Kurangi Ketergantungan BBM Impor

Selasa, 22 Sep 2026 - 08:18 WITA