Kementerian ESDM Tinjau Pemakaian Energi Nasional Fokus pada Efisiensi

Avatar photo

- Editor

Sabtu, 21 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tabung gas. Foto Pertamina

Tabung gas. Foto Pertamina

KABARTAMABANG – Pemerintah mulai menyusun langkah taktis untuk menjaga penggunaan energi nasional tetap terkendali di tengah perubahan situasi global.

Arahan tersebut disampaikan Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna yang berlangsung di Istana Negara, Jakarta.

Kebijakan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui peninjauan menyeluruh terhadap sektor pengguna bahan bakar minyak (BBM).

Langkah tersebut mencakup sektor pembangkitan listrik serta berbagai aktivitas lain yang bergantung pada konsumsi energi fosil.

Selain itu, pemerintah juga mulai mengoptimalkan pemanfaatan energi alternatif seperti gas untuk mendukung efisiensi penggunaan energi nasional.

BACA JUGA  Kementerian ESDM Petakan Risiko Gerakan Tanah, Jawa Barat Wilayah Terbanyak

Wakil Menteri ESDM, Yuliot, menyampaikan bahwa evaluasi dilakukan untuk memastikan penggunaan energi dapat dikelola secara lebih hemat dan terukur.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah melakukan peninjauan terhadap penggunaan BBM di pembangkit serta pemanfaatan gas guna mencari celah penghematan.

Pemerintah Dorong Efisiensi Energi Nasional

Yuliot menegaskan bahwa evaluasi tidak hanya difokuskan pada sektor kelistrikan, melainkan juga mencakup berbagai kegiatan operasional lain yang menggunakan BBM.

Kebijakan ini diarahkan untuk memperkuat pengelolaan energi agar lebih efisien dan terencana.

Sebelumnya, Presiden Prabowo juga meminta jajaran Kabinet Merah Putih menyiapkan langkah penghematan energi sebagai respons terhadap potensi tekanan energi global.

BACA JUGA  Wamen ESDM Pastikan Ketersediaan BBM dan Listrik Aman Menjelang Lebaran 2026

Sejumlah opsi mulai dikaji, termasuk penerapan kerja dari rumah atau work from home (WFH) serta pengurangan hari kerja.

Menurut Presiden, pola kerja fleksibel pernah diterapkan saat pandemi COVID-19 dan terbukti mampu menekan konsumsi BBM secara signifikan.

Ia menilai pendekatan tersebut dapat kembali dipertimbangkan sebagai bagian dari strategi penghematan energi nasional.

Pemerintah menekankan bahwa langkah antisipatif perlu disiapkan sejak dini agar stabilitas energi tetap terjaga tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Berita Terkait

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional
Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos
Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif
Pemerintah Target Pangkas Ketergantungan Listrik Diesel, Dorong PLTS
Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia
Harga BBM Subsidi Dipastikan Tetap, Pemerintah Jamin Tak Naik hingga Akhir Tahun
Pemerintah Percepat Penertiban IUP Bermasalah
Rusia Siap Bangun Kilang dan Storage Migas di Indonesia

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 15:46 WITA

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 15:02 WITA

Ditjen Migas Lanjutkan Uji Kelayakan Bahan Bakar Bobibos

Rabu, 22 April 2026 - 18:19 WITA

Pemerintah Percepat B50, Uji Kendaraan Diesel Diklaim Tunjukkan Hasil Positif

Rabu, 22 April 2026 - 17:57 WITA

Pemerintah Target Pangkas Ketergantungan Listrik Diesel, Dorong PLTS

Sabtu, 18 April 2026 - 14:41 WITA

Indonesia Jajaki Kerja Sama Migas dengan Rusia

Berita Terbaru

Menteri ESDM

Pemerintahan

Presiden Prabowo Periksa Kondisi Energi Nasional

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:46 WITA

PT Antam

Pasar

Harga Emas Antam 28 April 2026

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:41 WITA

CEO Pertamina New & Renewable Energy, John Anis, bersama PTPN III, Ryanto Wisnuardhy dan MedCo, Aradea Z Arifin melakukan penandatanganan kerja sama Pengembangan Bioetanol di Palm Oil, Gedung Agro Plaza, Jakarta pada Senin (27/04/2026).

Korporasi

Pertamina Perkuat Kolaborasi Pengembangan Bioetanol Domestik

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:39 WITA

PT Pertamina (Persero) melalui Refinery Unit VII Kilang Kasim berdayakan CSR

Inovasi

CSR Pertamina Ubah Potensi Alam Jadi Sumber Ekonomi Warga

Selasa, 28 Apr 2026 - 15:28 WITA