Kesepakatan Dagang AS Tak Ubah Kebijakan Hilirisasi

Avatar photo

- Editor

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan pernyataan soal hilirisasi mineral kritis dalam agenda kerja sama Indonesia-AS.

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyampaikan pernyataan soal hilirisasi mineral kritis dalam agenda kerja sama Indonesia-AS.

KabarTambang.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan kebijakan hilirisasi mineral kritis tetap menjadi kewajiban nasional meski terdapat kesepakatan dagang komoditas strategis dengan Amerika Serikat.

Di tengah tensi geopolitik global dan lonjakan kebutuhan mineral kritis dunia, Indonesia kembali memperkuat posisi tawarnya dalam percaturan ekonomi internasional.

Pertemuan bilateral antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump di Washington, DC pada Kamis (19/2/2026) menjadi landasan penguatan hubungan dagang melalui kesepakatan Agreement on Reciprocal Trade (ART).

Bagi pemerintah Indonesia, ART diposisikan bukan sekadar transaksi perdagangan, melainkan instrumen strategis agar kekayaan mineral kritis tidak dilepas dalam bentuk bahan mentah.

Setiap peluang investasi yang muncul dari kesepakatan tersebut diarahkan untuk mendorong proses hilirisasi dan penciptaan nilai tambah di dalam negeri.

BACA JUGA  Perkuat Energi, Pemerintah Siapkan Fasilitas Penyimpanan Minyak Baru

Bahlil menyampaikan Indonesia menjalankan prinsip ekonomi bebas aktif dengan membuka kesempatan investasi bagi seluruh negara, termasuk AS, namun tetap dalam koridor hukum nasional.

Ia menegaskan, “Untuk mineral kritikal, kami telah bersepakat memfasilitasi pengusaha AS berinvestasi dengan tetap menghormati aturan di Indonesia dan memberikan dukungan pada tahap eksekusi investasinya.”

Pemerintah memastikan tidak ada perubahan kebijakan terkait larangan ekspor mineral mentah karena program hilirisasi nasional tetap berjalan konsisten.

Menurut Bahlil, ekspor hanya dimungkinkan setelah proses pemurnian dilakukan di dalam negeri sehingga hasilnya memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Ia mencontohkan investasi PT Freeport Indonesia yang membangun smelter tembaga dengan nilai hampir 4 miliar dolar AS sebagai model kerja sama ideal.

BACA JUGA  BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit

Pola serupa dinilai dapat diterapkan pada komoditas mineral kritis lain seperti nikel, logam tanah jarang, dan emas.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menawarkan dua skema kepada perusahaan AS, yakni investasi langsung pada tahap eksplorasi atau melalui kemitraan dengan BUMN Indonesia.

Setelah fasilitas hilirisasi seperti smelter beroperasi, hasil produksi tersebut dapat diekspor ke pasar AS sesuai kesepakatan.

Meski membuka ruang luas bagi AS, pemerintah menegaskan kebijakan pengembangan mineral kritis tidak bersifat eksklusif.

Indonesia tetap memberi perlakuan setara kepada seluruh mitra global dengan prinsip kerja sama yang adil dan saling menguntungkan.

Berita Terkait

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang
Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas
Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat
Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah
BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit
Dukung Kabupaten Layak Anak, PTBA Raih Apresiasi Pemda
Buka IPA Convex 2026, Menteri ESDM Harap Iklim Investasi Migas Berkeadilan
Tarik Minat Investor Migas, Menteri ESDM Tawarkan Ratusan WK Potensial

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:32 WITA

Komisaris Utama Pertamina Tinjau Fasilitas Energi di Kupang

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:28 WITA

Bahlil Buka Lelang 118 Blok Migas

Jumat, 19 Juni 2026 - 11:20 WITA

Wamen ESDM Tekankan Integritas dan Disiplin Pejabat

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

Grup MIND ID Salurkan 1.735 Hewan Kurban ke Berbagai Daerah

Kamis, 28 Mei 2026 - 11:20 WITA

BRIN dan PalmCo Kembangkan Gas Biomethana dari Limbah Sawit

Berita Terbaru

PT TIMAH

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Bahaya Kebakaran kepada Siswa TK

Jumat, 19 Jun 2026 - 12:10 WITA

Bantuan terbaru diberikan kepada Surau Baitussalam oleh PT Timah

Korporasi

PT TIMAH Bantu Fasilitas Surau Baitussalam

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:59 WITA

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Korporasi

PT TIMAH Edukasi Siswa Kelola Sampah Plastik

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:46 WITA

PT ANTAM

Korporasi

PT ANTAM Bagi Dividen Rp5,04 Triliun

Jumat, 19 Jun 2026 - 11:41 WITA